Minggu, 15 November 2015

Do'a Yang Maqbul

السلام عليكم ورحمةالله وبركاته  
بسم الله الرحمن الرحيم

Ma'aasyirol muslimin rohimakumullooh,

Sebagai ucapan termakasih, sebelum baca artikel ini silahkan download buku di atas GRATIS .....


Do'a yang maqbul itu yang bagaimana? Benarkah sudah kita dalam berdo'a? Gimana tata cara di dalam berdo'a? Mari kita bahas bersama, jangan sampai do'a - do'a kita menjadi hal yang sia-sia hanya karena kita tidak memperhatikan apa yang harus terpenuhi dalam berdo'a.

Sekarang bayangkan seandainya tiba-tiba ada orang mendatangi anda, dan langsung meminta uang dengan cara yang tidak sopan ... Dia tidak kulo nuwun, tidak memanggil nama Anda dengan santun, tidak memiliki tata krama ... Bagaimana perasaan Anda? Kasihan atau benci trus ngusir dia?

Nah, jika Anda sadar betul akan jawaban pertanyaan di atas, andapun pasti yakin bahwa Anda tidak bisa bergaya preman kampung macam itu kepada orang lain! Setuju, juragan? :)
Apalagi kepada Allah .... tentu sangat tidak bisa!

Terjadi sopanlah dalam meminta kepada Allah! Sebutlah nama-Nya dengan santun, gunakan tata krama yang baik. Jangan langsung to the point meminta. Mengapa doa kita tumpul? Salah satunya karena tingkah kita sendiri yang tidak beradab dalam meminta.

Mari perbaiki cara berdoa kita agar lebih maqbul. Lantas, bagaimana tata cara berdoa yang baik berdasarkan Al Quran dan hadits? Inilah jawabannya:

1. Mulailah dengan membaca basmalah
بسم الله ا لرحمن الر حيم

2. Memuji Allah:
Allah berfirman:
فسبح بحمد ربك واستغفره
"Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya" (An Nashr: 3). Dalam ayat ini, Allah memberikan petunjuk agar kita memuji-Nya sebelum menyampaikan maksud doa yang kita panjatkan. Memuji Allah ialah dengan mungucapkan "Alhamdu lillaahi robbil aalamiin" (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam), atau dengan redaksi lainnya.

3. Bershalawat untuk Nabi
Dari Annas bin Malik: "Tidaklah seseorang berdoa, kecuali antara dia dan langit ada hijab, sampai dia bershalawat kepada nabi".

Jadi, bershalawat kepada Nabi sangat penting untuk membuka hijab (tirai) agar doa kita sampai pada Allah azza wa jalla. Bershalawat atas Nabi misalnya membaca "Allahumma shalli ala (sayyidinaa) Muhammad" atau dengan redaksi lain yang Anda sukai.

4. Sebutlah nama-Nya dengan santun (dengan asmaul husna)
"Dan Allah memiliki asmaul husna, maka berdoalah dengan menyebut asmaa-ul husna itu" (QS Al Araf: 180).
Contoh membaca asmaul husna dalam berdoa:

Ya Allah, ya Rozak berilah kami rizki yang halal
Ya Ghofur ... ampunilah kami
Robbanaa innaka anta SAMIIUL 'Aliim watub alaina innaka anta TAWWAABU Rahiim
5. Menyebutkan maksud yang diminta
Point ke-5 ini adalah inti dari doa (permintaan) kita

6. Tutup doa dengan shalawat Nabi, memuji Allah, dan Amin
Washallallahu ala (sayyidinaa) Muhammadin, walhamdulillaahi rabbil aalamiin. Amin.

Ma'aasyirol muslimin rohimakumullooh,
Berikut ini saya berikan contoh redaksi doa singkat berdasarkan urutan poin-poin di atas:
(1) Bissmillahirrahmaanirrohiim
(2) Alhamdulillahi robbil aalamiin
(3) Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad
(4) Ya Allah ya Rozak
(5) Hari ini saya mau berdagang, berilah kami rizki yang halal dan melimpah
(6) Washallallahu ala (sayyidina) Muhammad, walhamdulillaahi rabbil aalamiin. Amin.

Poin (5) sebaiknya menggunakan doa yang ma'tsur, yaitu doa yang ada dalam Al Quran atau doa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, misalnya:

Rabbij'alnii muqiima Shalaati Wamin dzurriyaatii (QS Ibrahim). Ya Allah jadikanlah saya dan keturunan saya sebagai orang yang dapat menegakkan shalat.

Allahummakfinii bihalaallika an haraamika wa aghninii bi fadhlika 'amman siwaak (HR Tirmidzi). Ya Allah berilah saya rizki yang halal, bukan yang haram. Dan kekayaan (rizki yang melimpah) yang Engkau ridhai, bukan yang engkau murkai.

Demikian Sekelumit Tentang Do'a Yang Maqbul, mudah-mudahan kita semua dapat menjalankannya. Dan semoga Allah selalu mendengarkan dan mengabulkan do'a-do'a kita.
Aamiin yaa mujiibassaa iliin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته

Tidak ada komentar:

Posting Komentar